Pohon Gaharu – Ciri, Manfaat, Jenis & Budidaya

  • July 23, 2020

Bila dibanding dengan tumbuhan jati, tumbuhan mahoni, tumbuhan ulin serta yang lain, tumbuhan gaharu bisa jadi tidak sangat diketahui digolongan warga universal. Bukan tanpa karena, sebab gaharu ialah kayu dari tipe tumbuhan termahal di dunia, sehingga tidak sering dimanfaatkan oleh warga luas.

Bagaikan data, harga terendah 1 kilogram mempunyai nilai Rp 300. 000, sebaliknya harga paling tinggi bisa menggapai Rp 100. 000 per kilogram. Dalam dunia perdagangan kayu, kayu gaharu rata- rata mempunyai harga Rp 10. 000. 000 sampai Rp 35. 000. 000 per kilogram.

Pohon Gaharu – Ciri, Manfaat, Jenis & Budidaya

Sebab mempunyai nilai murah yang sangat besar, tumbuhan ini mulai dibudidayakan diberbagai tempat. Umur panennya juga relatif lebih kilat bila dibanding kayu jati, sebab gaharu bisa dipanen pada umur 5 tahun.

Pada umur tersebut, diameter rata- rata batang gaharu dekat 40 centimeter sampai 60 centimeter dengan ketinggian menggapai 40 meter. Kita dapat taksir keuntungan dari 1 batang kayu gaharu sudah bernilai ratusan juta.

Kayu gaharu banyak diminati oleh bermacam negeri di timur tengah, semacam Arab Saudi, Watar, Palestina, Yaman, Oman, Turki, Iran, Kuwait serta yang lain. Tidak hanya itu, negara- negara kaya yang lain semacam India, Jepang, Korea, Cina, Amerika Serikat serta Singapore pula jadi tujuan ekspor yang potensial.

Buat memahami usaha pembudidayaan dan perdagangan gaharu, terdapatnya Asosiasi Gaharu Indonesia( Asgarin) lumayan menolong. Organisasi ini mempunyai beragam anggota yang berpengalaman serta bisa dijadikan mentor kala menekuni bisnis kayu gaharu.

Memahami Kayu Mahal Gaharu

Gaharu merupakan kayu bercorak kehitaman serta memiliki resin yang khas dari beberapa spesies pepohonan marga ataupun genus Aquilaria, paling utama Aquilaria malaccensis. Semacam minyak atsiri, isi resin dari tumbuhan gaharu yang berbau harum banyak dimanfaatkan dalam industri parfum serta setanggi.

Kemudian, mengapa kayu gaharu dapat berharga mahal?

Sesungguhnya ini cocok dengan hukum ekonomi, apabila permintaan terhadap sesuatu benda besar, sebaliknya ketersediaanya rendah, hingga harga benda hendak naik serta cenderung besar. Semacam kayu gaharu, kayu ini tidak sering serta susah ditemui sehingga mempunyai harga yang mahal.

Kayu dari tumbuhan gaharu mempunyai keunikan, ialah pada usia 25 tahun tumbuhan ini secara natural hendak terkena penyakit pada bagian gubal kayu. Penyakit ini diakibatkan oleh jamur Fusarium sp yang menjadikan gubal gaharu menciptakan wangi khas serta berbeda dari tumbuhan yang lain.

Kayu gubal merupakan bagian kayu yang masih muda serta terdiri dari sel- sel yang masih hidup, terletak di sebelah dalam kambium serta berperan bagaikan penyalur cairan serta tempat penumpukan zat- zat santapan.

Karakteristik Morfologi& Karakteristik

Tidak kalah dari kayu kamper, kayu gaharu mempunyai karakteristik berbentuk aroma yang khas. Tumbuhan gaharu yang bisa berkembang menggapai ketinggian 40 m dengan diameter 40 sampai 60 centimeter ini mempunyai daun yang lancip ataupun meruncing pada bagian ujungnya.

Tumbuhan ini menciptakan buah berupa bundar oval berdimensi 3 centimeter sampai 5 centimeter, bercorak kemerahan serta permukaan kulitnya berbulu.

Bunga dari jenis- jenis gaharu dapat berkembang dibagian atas ketiak daun, dasar ketiak daun, serta pada bagian ujung ranting. Bunga gaharu bercorak hijau ataupun kuning.

Batang gaharu tidak berbanir, lurus, serta bertabiat kayu keras. Kulitnya bernawarna cokelat keputihan dengan tekstur halus. Tajuk membulat, rimbun dengan percabangan horizontal.

Karakteristik kayu gaharu yang baik merupakan bagian gubalnya bercorak gelap pekat yang menyeluruh, dan beraroma harum kala dipotong ataupun disayat. Sebaliknya kayu gaharu mutu rendah, pada bagian gubal kayu rupanya cenderung kecokelatan dan aroma yang dihasilkan tidak sekuat kayu dari tumbuhan gaharu bermutu besar.

Khasiat Kayu Gaharu

Sama semacam khasiat kayu pada biasanya, kayu gaharu bisa dimanfaatkan buat kepeluan bahan bangunan, furniture serta yang lain. 

Vidal

E-mail : Vidal@gmail.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*